Berita Balai


Berita Balai,

UPB di WS Bengawan Solo untuk Wilayah Hilir

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

28 October 2025

<div><a href="https://www.instagram.com/explore/tags/koncobengawan/">#KoncoBengawan</a>, yuk kenalan lebih dekat dengan Unit Pengelola Bendungan (UPB) yang ada di Wilayah Sungai (WS) Bengawan Solo untuk Wilayah Hilir!<br><br>UPB di wilayah tersebut tersebar di 2 kabupaten di Provinsi Jawa Timur dan memegang peranan penting dalam menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian masyarakat.<br><br>Melalui pengoperasian dan pemeliharaan bendungan yang optimal, UPB BBWSBS memastikan air irigasi mengalir dengan stabil dan merata, mendukung produktivitas pertanian yang berkelanjutan. Inilah salah satu langkah nyata dalam mewujudkan program asta cita ke-2 yakni swasembada pangan nasional.<br><br>BBWSBS terus berupaya meningkatkan kinerja UPB serta sinergi antara UPB dengan stake holder terkait agar pengelolaan sumber daya air di wilayah hilir semakin efisien dan berdampak luas bagi masyarakat. Bersama, mari kita jaga air untuk masa depan dan kemandirian pangan Indonesia!</div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

UPB di WS Bengawan Solo untuk Wilayah Hulu Tumbuhkan Harapan Pangan Bangsa

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

27 October 2025

<div>Unit Pengelola Bendungan (UPB) memiliki peran strategis dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional melalui pemeliharaan dan pengoperasian bendungan secara optimal. Salah satunya UPB di Wilayah Sungai (WS) Bengawan Solo untuk Wilayah Hulu.<br>&nbsp;<br>Dalam pelaksanaannya, UPB BBWSBS memastikan ketersediaan air irigasi yang stabil dan merata bagi lahan pertanian di wilayah layanan. Hal ini dilakukan melalui pengaturan debit air yang tepat, pemantauan kondisi bendungan secara rutin, serta penerapan sistem operasional yang efisien dan adaptif terhadap kondisi hidrologi.<br>&nbsp;<br>Selain itu, kegiatan pemeliharaan infrastruktur bendungan dan infrastruktur pelengkapnya menjadi bagian penting dalam menjaga fungsi dan keandalan bendungan. BBWSBS berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kinerja UPB dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.&nbsp;<br>&nbsp;<br>Sekarang, Mimin mau mengajak #KoncoBengawan untuk menyimak sebaran UPB di WS Bengawan Solo untu Wilayah Hulu melalui postingan berikut ini 😉<br><br></div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Dorong Sinergitas Percepatan Pembangunan di Kabupaten Blora

04 June 2021

Bupati Kabupaten Blora, Arief Rohman, beserta Wakil Bupati Kabupaten Blora, Tri Yuli Setyowati berkunjung ke Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, di Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (02/06/2021) Kunjungan kerja (kunker) kali ini bertujuan untuk berdiskusi mengenai proyek infrastruktur sumber daya air (SDA) strategis di wilayah Blora, salah satunya pembangunan Bendung Gerak Karangnongko, sehingga perlu dilakukan koordinasi lebih lanjut dalam penangannya. Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir Sungai Bengawan Solo sebagai kesatuan dengan tiga bendung gerak yang sudah ada yaitu Bendung Gerak Babat, Bendung Gerak Bojonegoro dan Bendung Gerak Sembayat. Bendung Gerak Karangnongko akan berfungsi untuk pasokan air irigasi dan air baku di daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo sebelah hilir yang cukup luas. Bendung Gerak Karangnongko bermanfaat untuk daerah irigasi Karangnongko kiri (Kabupaten Blora) seluas 1.747 Ha dan daerah irigasi Karangnongko kanan (Kabupaten Bojonegoro) seluas 158.000 Ha. Selain itu, nantinya juga bermanfaat untuk air baku sebesar 1.155 liter/detik untuk 4 (empat) kabupaten yaitu Kab. Bojonegoro, Blora, Tuban, dan Ngawi. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., dalam sambutannya menyampaikan lingkup kerja BBWSBS tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan sebagai upaya konservasi SDA. “Berdasarkan hasil pembahasan desain Bendungan Karangnongko dengan Balai Teknik Bendungan pada 20 Mei 2021, diputuskan untuk lokasi as bendung dipindahkan dari instream ke offstream. Hal ini dilakukan atas pertimbangan pemilihan as bendung gerak di offstream yakni pertama tidak membutuhkan saluran pengelak sungai, kedua efisiensi waktu pelaksanaan dan yang terakhir tidak membutuhkan jembatan penghubung antar desa,” katanya. Agus berharap setelah pembangunan Bendung Gerak Karangnongko selesai , nantinya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Semoga setelah pembangunan ini setelah dapat berjalan lancar sesuai target,” katanya. Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastrutur SDA Bengawan Solo, Ali Rahmat, ST, MT mengatakan nantinya rencana pembangunan Bendung Gerak Karangnongko akan diintegrasikan dengan Solo Valley Werken. Solo Valley Werken merupakan program pembangunan pengendalian banjir dan pembuatan jaringan irigasi peninggalan Pemerintah Hindia Belanda zaman dulu. “Manfaat desain Solo Valley Werken yang pertama dapat menjadi longstorage untuk pengendali banjir yang secara berulang terjadi, serta tampungan air untuk irigasi dan air baku di Kabupaten Bojonegoro, Lamongan dan Gresik, kedua dapat diintegrasikan dengan sarana transportasi darat apabila dibangun jalan tol di sisi kiri dan kanan saluran, dan yang terakhir dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan karena menghubungkan Wilayah Pengembangan Strategis [WPS] Gerbang Kertasusila dengan kawasan perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah,” ujarnya. Bupati Kabupaten Blora, Arief Rohman mengatakan Pemerintah terus mendorong sinergitas percepatan pembangunan dibidang infrastruktur pengendali banjir Sungai Bengawan. “Melalui sinergitas yang dibangun dari pihak-pihak yang berkepentingan dapat memberikan percepatan pembangunan,” katanya. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Apel Siaga Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2025-2026

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

28 October 2025

<div>Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan tahun 2025-2026, BBWSBS menyelenggarakan Apel Kesiapsiagaan Bencana yang dipimpin oleh Kepala BBWSBS, Gatut Bayuadji pada Selasa (21/10/2025) di Kantor BBWS Bengawan Solo, Pabelan, serta di wilayah Madiun dan Hilir.<br><br>Kegiatan Apel Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2025-2026 dimaksudkan sebagai bentuk kesiapan BBWSBS bersama seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi bencana banjir di wilayah kerja Bengawan Solo, melalui penguatan koordinasi, komunikasi, serta sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, TNI/Polri, dan masyarakat.<br><br>Kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor merupakan bagian penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan infrastruktur sumber daya air. Hal ini tidak hanya menyangkut keselamatan jiwa dan aset, tetapi juga menjaga fungsi lahan pertanian dari potensi kerusakan.<br><br>Sebagaimana diketahui, sistem irigasi dan pengelolaan air yang andal akan mendukung produktivitas pertanian. Oleh karena itu, upaya penguatan kapasitas dalam menghadapi bencana turut serta mendukung ketahanan pangan dan cita-cita mewujudkan swasembada pangan nasional.</div>

Baca Selengkapnya