Berita Balai


Berita Balai,

Pengeboran Tanah pada Pekerjaan Pengendalian Banjir Kali Lamong - Menguatkan Fondasi, Mengurangi Risiko Banjir

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

15 July 2026

<div>#KoncoBengawan, BBWSBS melaksanakan kegiatan pengeboran tanah (boring test) sebagai salah satu tahapan awal Pembangunan Pengendalian Banjir Kali Lamong. Kegiatan ini dilakukan pada titik-titik yang telah ditetapkan berdasarkan kebutuhan desain teknis di lokasi pekerjaan pada Juli 2026.<br><br>Boring test bertujuan memperoleh contoh tanah, mengetahui stratifikasi lapisan tanah, muka air tanah, serta karakteristik geoteknik lainnya. Data tersebut menjadi dasar dalam analisis daya dukung tanah, perencanaan pondasi, tanggul, dan bangunan pengendali banjir.<br><br>Melalui tahapan ini, BBWSBS memastikan setiap proses pembangunan dilaksanakan secara profesional dan sesuai kaidah teknis sehingga menghasilkan data yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan dalam mewujudkan infrastruktur sumber daya air yang andal serta meningkatkan ketahanan wilayah terhadap risiko banjir.<br><br><br>Pengeboran tanah (boring test) merupakan bagian dari investigasi geoteknik yang bertujuan memperoleh data kondisi tanah bawah permukaan sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan serta pengendalian mutu pekerjaan konstruksi yang aman, andal, dan sesuai dengan kondisi lapangan. Dengan didukung data geoteknik yang komprehensif, pembangunan infrastruktur sumber daya air diharapkan dapat berlangsung secara efektif, efisien, dan menghasilkan konstruksi yang aman serta berkelanjutan.<br><br><strong>Tujuan Pekerjaan Boring</strong><br><br></div><ul><li>Mengetahui jenis dan urutan lapisan tanah.</li><li>Menentukan kedalaman lapisan tanah keras.</li><li>Mengukur kedalaman muka air tanah.</li><li>Mengambil sampel tanah terganggu (<em>disturbed sample</em>) dan tidak terganggu (<em>undisturbed sample</em>).</li><li>Menyediakan data untuk analisis stabilitas tanggul, penurunan (settlement), daya dukung pondasi, dan potensi likuifaksi apabila diperlukan.</li></ul><div><br></div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Monitoring Proyek Pembangunan Bendungan Gongseng di Bojonegoro

06 May 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan monitoring proyek pembangunan Bendungan di Bojonegoro, Rabu (05/05/2021). Monitoring tersebut dilakukan di lokasi pembangunan Bendungan Gongseng yang berada di wilayah kerja BBWS Bengawan Solo. Kegiatan monitoring di Bendungan Gongseng dipimpin Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech Kepala Bidang Operasi (OP) dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA), Sri Wahyu Kusumastuti, ST. M.Si, Kepala Satuan Kerja (Satker) OP SDA, Surendro Andi Wibowo, S.T., MPSDA., dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan SDA IV, Antonius Suryono, SH, MMT. Disebutkan oleh Agus Rudyanto bahwa kegiatan monitoring Bendungan Gongseng diadakan dalam rangka pengecekan lapangan. “Kegiatan lapangan kunjungan kerja di Wilayah Jawa Timur di Bendungan Gongseng dengan harapan pembangunan Bendungan Gongseng dapat berjalan efektif, tentunya dengan kerjasama dari berbagai pihak terkait.,” paparnya. Dari kunjungan tersebut diketahui rincian laporan mingguan. Adapun progress proyek pembangunan Bendungan Gongseng terhadap keseluruhan mencapai 88,55%. Sebagai informasi, Bendungan Gongseng, berada di Desa Kedungsari Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro yang dibangun pada tahun 2014. Tipe Bendungan berupa urugan batu dengan inti. Bendungan yang dibangun dengan tinggi total 34 meter tersebut akan menyediakan air baku sebesar 300 liter/detik. Selain itu, juga akan meningkatkan intensitas tanam sebesar 250%. Tidak hanya sebagai pengendali banjir, yang dapat mereduksi hingga 133,21 m3/ detik, bendungan tersebut dapat mendukung pengembangan di sektor pariwisata. Pembangunan Bendungan Gongseng sangat diperlukan dalam rangka pengembangan insfrastruktur irigasi untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan penyediaan air baku di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Selain itu, Bendungan Gongseng memiliki beberapa manfaat lain dalam rangka pengelolaan SDA berkelanjutan dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (BBWS/Fira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Monitoring Proyek Rehabilitasi Bendungan Pacal di Bojonegoro

06 May 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melaksanakan kegiatan monitoring di Bendungan Pacal di Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (05/05/2021).. Kegiatan monitoring Bendungan Pacal tersebut terkait dengan kegiatan safari lapangan di wilayah Bojonegoro. Kunjungan kerja tersebut dipimpin oleh Kepala BBWSBS,, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech Kepala Bidang Operasi (OP) dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA), Sri Wahyu Kusumastuti, ST. M.Si, Kepala Satuan Kerja (Satker) OP SDA, Surendro Andi Wibowo, S.T., MPSDA., dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan SDA IV, Antonius Suryono, SH, MMT. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., menyampaikan paparan kegiatan serta motivasi kepada pekerja terhadap rehabilitasi di Bendungan Pacal. “Bendungan Pacal usianya sudah tua dan sudah dimanfaatkan sejak tahun 1933, sehingga sudah saatnya mendapatkan perhatian khusus. Masalah geologi menjadi hal yang perlu diperhartikan dalam pekerjaan rehabilitasi Bendungan Pacal. Semoga hasil pekerjaan memenuhi kualitas, kuantitas, dan sesuai dengan spesifikasinya. Namun, yang paling penting adalah fungsi infrastruktur yang ada dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat sekitar,” paparnya. Dari kunjungan tersebut diketahui rincian kegiatan realisasi pekerjaan Bendungan Pacal sampai dengan 30 April 2021 mencapai 6,50%. Sedangkan rencana pekerjaan hingga 30 Mei 2021 memiliki target sebesar 13,285%. Sebagai informasi, Bendungan Pacal yang terletak di Kecamatan Temayang tersebut memiliki tipe urugan batu dengan membran beton di udik. Tinggi maksimal bendungan yakni 35 meter dan lebar puncak 7 meter. Bendungan Pacal menjadi sumber air bagi daerah irigasi (DI) Pacal dengan luasan baku sawah 16.688 Ha. (Fira/BBWSBS).

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penandatanganan Kontrak SPK Pada PPK Sungai dan Pantai III SNVT PJSA Bengawan Solo

24 March 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) pada PPK Sungai dan Pantai III SNVT PJSA Bengawan Solo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Ruang Sidang Bengawan Solo, Rabu (24/03/2021). Satu paket pekerjaan Pembangunan Revetment Kali Anyar Hilir Tirtonadi senilai Rp. 29.208.905.264 yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai III Yudhi Triana Dewi, S.T., M.Eng. Penandatanganan paket pekerjaan ini disaksikan oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., Kepala Bidang PJSA Bengawan Solo Ir. Isgiyanto, MT., Kepala Bidang PJPA Bengawan Solo Heriantono Waluyadi, ST, MT., Kepala Bidang O&P SDA Bengawan Solo Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., serta Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo, R. Panji Satrio, S.T., M.T., MDM. Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo, R. Panji Satrio, S.T., M.T., MDM berharap dalam bekerja tidak hanya mengejar target pekerjaan bisa selesai tepat waktu, tetapi diharapkan ada nilai seni. Serta tentunya dapat bekerja secara profesional dan tepat mutu. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengucapkan terimakasih untuk semuanya yang telah bekerja keras untuk mempercepat proses penandatanganan kontrak sehingga dapat terlaksana pada hari ini. “Saya berharap semua bisa bekerja keras untuk melaksanakan pekerjaan dengan penuh tanggungjawab, kualitas pekerjaan bagus, dan bila ada masalah sosial langsung disampaikan dan dikoordinasikan kepada kami,” tutupnya(BBWSBS/charis).

Baca Selengkapnya