Berita Balai


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Bendungan Gongseng Siap Diresmikan

26 November 2021

Proyek strategis nasional (PSN) Bendungan Gongseng yang berada di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ditargetkan selesai tahun ini dan bisa diresmikan pada Desember 2021. Saat ini progres pembangunan waduk sudah mencapai hampir 97%. Hal itu disampaikan oleh Direktur Bendungan dan Danau, Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Airlangga Mardjono, S.T., M.T., Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Krisno Yuwono, S.T., M.T dalam kunjungannya ke Kabupaten Bojonegoro, Jumat (26/11/2021). Airlangga Mardjono mengatakan Bendungan Gongseng merupakan salah satu dari 61 bendungan atau waduk yang harus selesai pembangunannya maksimal 2024. Dari jumlah itu, sebanyak 13 bendungan ditargetkan selesai pada 2021. “Nah, Bendungan Gongseng masuk dalam prioritas 13 bendungan yang selesai pada 2021. Ditargetkan pada Desember 2021 tahun ini Bendungan Gongseng bisa diresmikan,” kata dia. Kunjungannya bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech beserta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo ke Bendungan Gongseng, menurut , Airlangga Mardjono, untuk mengecek kesiapan untuk menyelesaikan Bendungan Gongseng hingga akhir 2021. Sehingga pada Desember 2021 nanti bisa diresmikan. “Selama ini tidak ada masalah dalam pembanguan fisik waduk. Pekerjaan pembangunan yang berat sudah selesai. Penyelesaian pembangunan waduk ini harus terbangun solidaritas antar stakeholder di jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dan Badan Pertanahan Nasional. Kalau enggak kompak susah,” kata dia. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengatakan impounding atau pengisian awal sebagai syarat penyelesaian proyek waduk telah dilakukan pada 22 September 2021. Pengisian Bendungan Gongseng dilaksanakan secara bertahap agar dapat memantau perilaku bendungan secara intensif. Selama pelaksanaan yang membutuhkan waktu 63 hari, air tetap dialirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bagian hilir bendungan. “Menurut data Per 25 November progres pembangunan pembangunan Bendungan Gongseng sudah mencapai mencapai 97,027%. Bendungan Gongseng ini diperkirakan akan diresmikan pada Desember 2021 mendatang,” ujarnya. Bendungan Gongseng merupakan salah satu dari PSN yang bertujuan menambah kapasitas tampungan air sehingga keberlanjutan suplai air irigasi ke sawah terjaga. Kehadiran waduk ini juga memiliki potensi air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal. Bendungan Gongseng ini dirancang memiliki kapasitas 22,43 juta meter kubik dan memiliki lima potensi manfaat yakni untuk irigasi seluas 6.191 hektare, penyediaan air baku 300 liter/detik, konservasi pariwisata, reduksi banjir hingga 133,27 meter kubik/detik serta sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,7 mega watt. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Sinergitas Bidang Sumber Daya Air di Kabupaten Lamongan

13 April 2022

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech, beserta pejabat di lingkungan BBWSBS berkoordinasi dengan Bupati Lamongan, Dr. Yuhronur Efendi, M.B.A., Selasa (12/04/2022) di Kantor Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, kegiatan tersebut diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam kunjungan kali ini, Kepala BBWS Bengawan Solo turut membahas mengenai progress Penanganan Banjir di wilayah Bengawan Jero. Sebagai informasi Bengawan Jero merupakan wilayah yang berbentuk mangkuk dengan dasar yang bergelombang dengan elevasi -0,70 m di sebagian wilayah bahkan sampai -1,20 m. Air dari perbukitan selatan dan area sebelah barat melalui sungai Moropelang, Gondang, Kruwul, Plalangan dan Dapur berkumpul di Bengawan Jero. Bengawan Jero merupakan daerah yang sering tergenang dan banjir pada saat musim penghujan. BBWS Bengawan Solo sudah memiliki upaya jangka pendek dan jangka panjang untuk mengantisipasi banjir di Bengawan Jero. Selain itu, koordinasi BBWS Bengawan Solo dengan Bupati Lamongan membahas mengenai Pemanfaatan Lahan Solo Valley dan dan Rencana Pengelolaan Waduk Gondang di Lamongan. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr.Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengatakan melalui koordinasi ini kami sudah membahas beberapa aspek salah satunya pembahasan mengenai penanganan banjir di Kabupaten Lamongan. BBWS Bengawan Solo sudah memiliki upaya penanganan jangka pendek dan jangka panjang. BBWS Bengawan Solo dalam penanganan jangka pendek membantu alat berat untuk normalisasi Kali Dinoyo pada titik kritis yang sudah dilaksanakan pada Bulan Januari lalu. Sedangkan penanganan jangka panjang BBWS Bengawan Solo melakukan Rehabilitasi Sluis Kuro. “Penanganan Bengawan Jero dilakukan dengan Rehabilitasi Sluice Kuro, penambahan pompa dan normalisasi sungai,”ujarnya Bupati Lamongan, Dr. Yuhronur Efendi, M.B.A., mendukung penuh pengembangan SDA oleh BBWS Bengawan Solo. “ Semoga kedepannya percepatan pembangunan yang melibatkan BBWBS di Kabupaten Lamongan ini dapat berjalan lancar dan menjadi komitmen bersama bagi kita dalam menentukan skala prioritas,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Perkuat Tebing Sungai - Jaga Ketahanan Pangan di Bengawan Jero

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

30 October 2025

<div>Pekerjaan pengendalian banjir Bengawan Jero di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui penguatan infrastruktur sumber daya air.<br><br>Melalui pembangunan bronjong sepanjang 916 meter, infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar dengan melindungi area pertanian dan permukiman seluas 100 hektare dari ancaman banjir serta potensi kerusakan lahan. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan kondisi lahan yang lebih aman, stabil, dan produktif, sehingga aktivitas pertanian dapat berlangsung lebih optimal dan berkelanjutan sepanjang tahun.<br><br>Melalui langkah ini, BBWSBS terus menunjukkan komitmen dalam membangun infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada pengendalian banjir semata, tetapi juga memiliki dampak strategis terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan pencapaian swasembada pangan yang berkelanjutan.<br><br>@kementerianpu<br>@pu_sda<br><br><br></div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Pelantikan Pejabat Pengawas dan Pengukuhan Subkoordinator/Ketua Tim serta Pejabat Fungsional di Lingkungan Ditjen SDA

20 June 2022

Pembangunan infrastruktur merupakan cerminan pembangunan suatu bangsa ke depannya yang dikerjakan oleh sumber daya manusia berkompeten dan sesuai bidangnya. Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) melaksanakan elantikan Pejabat Pengawas dan Pengukuhan Sub Koordinator (Subkor)/Ketua Tim secara serentak melalui teleconferece pada masing-masing unit kerja dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang berlaku, Senin (20/06/2022). Direktur Jenderal (Dirjen) SDA, Ir. Jarot Widyoko, Sp-1, menyampaikan arahan dalam acara tersebut bahwa pelantikan pejabat adalah suatu hal biasa yang terus dilakukan dalam rangka penyegaran, kelengkapan, dan regenerasi pada suatu organisasi. “Kami berharap saudara-saudara yang telah dilantik dapat melaksanakan tugas dengan sebaik￾baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang dibebankan. Semoga Tuhan YME senantiasa bersama kita dan capaian kinerja pada tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya,” pesannya. Adapun pejabat di Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) yang dilantik, yakni Arie Budiharjo, S.Sos. sebagai Ketua Tim Kepegawaian, Pengelolaan Arsip, dan Layanan Utama, Haris Hadihanafi, S.I.P., M.S.P. sebagai Ketua Tim Keuangan, Fasilitasi Pengelolaan Barang Persediaan Bencana dan Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), Novia Ana Lestari, S.H.sebagai Ketua Tim Hukum dan Komunikasi Publik, Adiel Putra Wijaya, S.T., M.Eng. sebagai Subkoordinator Perencanaan Umum, Muhammad Witjaksono, S.T. sebagai Ketua Tim Penyusunan Program dan Anggaran, Hanif Triawan usuma, S.T.P. M.T. sebagai Subkoordinator Pengendalian Pelaksanaan Irigasi dan Rawa, Muhammad Arwan Fatchul Aziz, S.T., M.Eng. sebagai Subkoordinator Pengendalian Pelaksanaan Air Tanah dan Air Baku, Sugeng Wiratna, S.T., M.T. sebagai Subkoordinator Pengendalian Pelaksanaan Sungai dan Pantai, Khoirul Murod, S.T., M.T. sebagai Subkoordinator Pengendalian Pelaksanaan Bendungan dan Danau, Herawati Anna Purwaningsih, S.T., M.PSDA. sebagai Subkoordinator Perencanaan Operasi dan Pemeliharaan, Santosa, S.ST., M.T. sebagai Subkoordinator Pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan dan untuk Ambar Puspitosari, S.T., MDM. sebagai Subkoordinator Perencanaan Teknis I Subdirektorat Perencanaan Teknis Air Tanah dan Air Baku, Direktorat Air Tanah dan Air Baku. Diharapkan kedepannya pejabat yang mendapat amanah dapat menjalankan tugas semaksimal mungkin, bekerja dengan baik, ikhlas dan sesuai dengan prosedur yang ada di lapangan, serta melayani masyarakat baik dalam dalam arti umum maupun spesifik. Hal tersebut tentunya bertujuan untuk melakukan percepatan pelaksanaan pekerjaan dan kegiatan di lingkungan SDA yang tersebar Indonesia. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya