Berita Balai,
11 November 2025
<div>Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan dan momen Natal-Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaksanakan Apel Siaga Bencana di Bandung pada Selasa (4/11/2025). Apel dipimpin oleh Menteri PU <a href="https://www.instagram.com/Dody_Hanggodo/">@Dody_Hanggodo</a> dan diikuti secara hybrid oleh seluruh jajaran pimpinan, Kepala Balai Besar/Balai se-Indonesia, serta perwakilan dari BMKG dan BNPB.<br><br>Kepala BBWSBS, Gatut Bayuadji turut mengikuti apel tersebut bersama Kepala Balai di Kementerian PU se-Provinsi Jawa Tengah via zoom di Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menghadapi potensi bencana di berbagai wilayah Indonesia.<br><br>Melalui kegiatan ini, seluruh satuan kerja di lingkungan PU diharapkan semakin siap dan sigap dalam menghadapi potensi bencana, khususnya pada musim penghujan yang mulai berlangsung. BBWSBS berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi, serta memastikan seluruh jajaran siap siaga dalam menjaga infrastruktur sumber daya air agar tetap berfungsi optimal dalam kondisi darurat bencana.</div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
27 December 2021
Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ir. Jarot Widyoko Sp-1 beserta jajarannya pada pada Senin (27/12/2021) meninjau proyek Bendungan Pidekso di Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri menjelang kunjungan Presiden Joko Widodo untuk meresmikan Bendungan Pidekso tersebut. Dalam kunjungan tersebut, Dirjen SDA didampingi Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech beserta sejumlah pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Ir. Jarot Widyoko Sp-1 mengatakan Bendungan Pidekso merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) berada di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah yang rencananya akan diresmikan pada Selasa (28/12). “Sebetulnya pada intinya kunjungan hari ini dalam rangka menyiapkan kunjungan Presiden Joko Widodo besok yang akan meresmikan Bendungan Pidekso,” ujarnya. Ia mengatakan Bendungan Pidekso merupakan salah satu dari 61 bendungan atau waduk yang harus selesai pembangunannya maksimal 2024. Dari jumlah itu, sebanyak 13 bendungan ditargetkan selesai pada 2021. “Nah, Bendungan Pidekso masuk dalam prioritas 13 bendungan yang selesai pada 2021,” katanya. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengatakan impounding atau pengisian awal sebagai syarat penyelesaian proyek waduk telah dilakukan pada 14 September 2021. Pengisian Bendungan Pidekso dilaksanakan secara bertahap agar dapat memantau perilaku bendungan secara intensif. Selama pelaksanaan yang membutuhkan waktu 60 hari, air tetap dialirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bagian hilir bendungan. “Selama ini tidak ada masalah dalam pembanguan fisik waduk. Pekerjaan pembangunan yang berat sudah selesai. Penyelesaian pembangunan waduk ini harus terbangun solidaritas antar stakeholder di jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dan Badan Pertanahan Nasional,” kata dia. Sebagai informasi, Bendungan Pidekso merupakan bendungan yang terletak di Provinsi Jawa Tengah, tepatnya Desa Pidekso, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri. Bendungan Pidekso nantinya akan memberikan manfaat untuk pemenuhan kebutuhan air untuk irigasi seluas 1.500 Ha, penyediaan air baku sebesar 300 lt/detik dan dapat mereduksi banjir sebesar 322,60 m3/detik. Pemenuhan kebutuhan air tersebut dapat dipenuhi dari tampungan Bendungan Pidekso sebesar 25 juta m3 yang berada di area genangan seluas 232 Ha. Selain irigasi, juga sebagai pengendali banjir dan lahan konservasi sekaligus pariwisata sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar (BBWSBS/Tamara).
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
18 November 2025
<div>Workshop Alat Berat BBWSBS Wilayah Madiun memegang peranan penting dalam memastikan setiap peralatan operasional selalu dalam kondisi siap pakai. Kesiapan ini menjadi fondasi utama dalam mendukung berbagai aktivitas pengelolaan sumber daya air di kawasan Madiun.<br> <br>Dengan dukungan beragam alat berat, workshop ini mampu menunjang pekerjaan pemeliharaan sungai, hingga respons cepat ketika terjadi banjir. Kehadiran fasilitas dan tenaga teknis yang terlatih membuat setiap kegiatan dapat dilaksanakan dengan efektif dan tepat waktu.<br> <br>Melalui kualitas layanan dan kesiapan operasional yang terus dijaga, BBWSBS berkomitmen memberikan dukungan terbaik bagi kelancaran dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya air demi kepentingan masyarakat Indonesia.</div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
29 October 2025
<div><a href="https://www.instagram.com/explore/tags/koncobengawan/">#KoncoBengawan</a>, yuk kenalan sama Daerah Irigasi (D.I.) Colo.<br>D.I. Colo selesai dibangun pada tahun 1980 dan mulai beroperasi di tahun 1982. Saat ini, D.I. Colo menjadi salah satu penopang pengairan di wilayah sekitar Sungai Bengawan Solo.<br><br>D.I. Colo mempunyai dua saluran utama, yaitu Colo Barat dan Colo Timur dimana airnya bersumber dari Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri, kemudian dialirkan melalui Bendung Colo untuk membantu mengairi sawah-sawah di 6 (enam) kabupaten, yaitu Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten dan Kabupaten Ngawi.<br><br>Peran D.I. Colo sangat penting bagi ketahanan pangan di wilayah tersebut dalam menjaga produktivitas dan kesuburan ribuan hektare sawah. Hal ini selaras dengan salah satu program Asta Cita Presiden Prabowo untuk mewujudkan Swasembada Pangan Nasional 😉</div>
Baca Selengkapnya