Berita Balai


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Kepala BBWS Bengawan Solo Tinjau Bendungan Bendo di Ponorogo

17 June 2022

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Maryadi Utama, ST. M.Si., melakukan kunjungan lapangan di Bendungan Bendo, Kabupaten Ponorogo, di Jawa Timur, pada Kamis (16/06/2022). Dalam kunjungan lapangan tersebut Kepala BWBSBS didampingi oleh pejabat dan staf beserta rombongan di lingkungan BBWSBS dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19. Sebagai informasi, Bendungan Bendo berada di Dusun Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo yang dikerjakan sejak tahun 2013 dan selesai pada tahun 2021. Bendungan Bendo dibangun dengan kapasitas total tampungan sebesar 43,11 juta m3 dengan tinggi bendungan 71 m. Kehadiran waduk ini juga memiliki potensi air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal. Selain dapat mengairi lahan persawahan seluas 7.800 hektare dan sumber air baku serta air minum dengan debit 7.900 liter per detik, bendungan tersebut juga bisa sebagai pembangkit listrik. Bendungan Bendo juga berfungsi sebagai pengendali banjir dan sebagai lahan konservasi serta pariwisata sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Sementara itu, kunjungan Kepala BBWSBS ini sebagai langkah awal dalam melakukan koordinasi. “Harapan kami Bendungan Bendo juga dapat diandalkan saat musim kemarau tiba, sehingga memberikan manfaat yang sangat besar dengan dapat mengairi sawah guna meningkatkan indeks pertanaman, memperkuat ketahanan pangan, dan memperkuat ketahanan air,” pungkasnya. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Wujudkan Sinergitas Infrastruktur SDA di Kabupaten Boyolali

01 July 2022

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo yang dipimpin oleh Maryadi Utama, S.T. M.Si., didampingi oleh Kepala Bidang OP SDA, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T. M.Si., Kepala Bidang PJPA, Indra Kurniawan, S.T. M.Sc., dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo berkoordinasi dengan Bupati Boyolali, M. Said Hidayat di Kantor Bupati Boyolali, Jl. Merdeka Barat, Wonosari, Kemiri, Kab. Boyolali, Kamis (30/06/2022). Kunjungan yang diterima oleh Bupati Boyolali dan Kepala Dinas Sosial Boyolali, Ahmad Gojali, beserta jajarannya ini dilaksanakan dengan tetap menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kunjungan kali ini bertujuan untuk berdiskusi tentang proyek infrastruktur sumber daya air (SDA) di wilayah Boyolali yakni Pekerjaan Penanganan Rembesan Bendungan Cengklik, Penataan Kawasan Dalam Rangka Pengamanan Bendungan Cengklik sehingga perlu dilakukan koordinasi lebih lanjut dalam penangananya. Selain itu, Kab. Boyolali juga termasuk lumbung pangan Nasional yang memerlukan sistem irigasi yang memadai guna menunjang produktivitas petani, yang diwujudkan melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI). Bendungan Cengklik memiliki tubuh bendungan utama sepajang 750 m dengan titik tertinggi berada 14,5m di atas sungai. Puncak bendungan berada padaelevasi +142,44 m dengan pelimpah pada elevasi +140,54 m. Bendungan Cengklik dilengkapi dengan sebuah Menara intake dan dua intake lain di sisi kiri dan kanan tubuh bendungan yang mengairi 1041 Ha sawah. Bendungan Cengklik juga dilengkapi dengan bendungan pelana (saddle dam) yang berada di sisi kanan (barat) sepanjang 717 m. Kepala BBWS Bengawan Solo, menyampaikan bahwa lingkup kerja BBWS Bengawan Solo tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, konstruksi, operasi dan pemeliharaan sebagai upaya konservasi SDA. Selain itu, BBWS Bengawan Solo juga rutin melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi dari hulu hingga hilir Sungai Bengawan Solo. Oleh karena itu, perlu adanya kerjasama dan koordinasi serta dukungan dari berbagai pihak terkait dalam menjaga ekosistem sungai. “Kunjungan kali ini dalam rangka silaturahmi sekaligus membangun koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali. Kami mohon dukungan penuh dan kolaborasi dari berbagai pihak terkait, termasuk elemen masyarakat, sehingga semua dapat besinergi agar proses pelaksanaannya bisa berjalan lancar,” katanya. M. Said Hidayat menyambut hangat kedatangan BBWS Bengawan Solo dan menyampaikan selamat datang. Bupati Boyolali turut mengucapkan terima kasih karena selama ini telah dibantu dan mengaku selalu terbuka untuk berkoordinasi dengan BBWS Bengawan Solo. (BBWSBS/Safira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Penanganan Banjir dan Genangan di Kota Surakarta

02 March 2022

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggandeng seluruh unsur baik pemerintah maupun non pemerintah dalam pelaksanaan penanganan banjir dan genangan khususnya di Kota Surakarta, mengadakan Webinar secara hybrid di Gedung Balaikota Surakarta dan melalui Zoom Cloud Meetings pada Selasa, (02/03/2022). Webinar yang dihadiri peserta dari instansi/ SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Surakarta, Pegawai BBWS Bengawan Solo, Akademisi, Jurnalis, dan Komunitas Peduli Sungai tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kegiatan webinar secara virtual yang bertajuk “Penanganan Banjir dan Genangan di Kota Surakarta” tersebut diselenggarakan dalam rangka memberikan informasi mengenai permasalahan pengendalian banjir dan pengelolaan drainase baik secara umum maupun di daerah Kota Surakarta. Memberikan sambutannya, Kepala Bidang PJSA BBWSBS, Naryo Widodo, ST, MT, menyampaikan permasalahan banjir yang terjadi di Kota Surakarta yang diantaranya karena kurangnya keterpedulian banjir oleh masyarakat sekitar. “Kegiatan webinar kali ini bertujuan agar kedepannya BBWS Bengawan Solo dapat menerima berbagai masukan terkait permasalahan banjir di Kota Surakarta. Sehingga kedepannya BBWSBS dalam mengelola sungai dapat berjalan dengan baik dan genangan di Kota Surakarta dapat berkurang,” paparnya. Memberikan Keynote Speech melalui daring, Dirjen SDA, Ir. Djarot Widyoko, menyampaikan berbagai permasalahan banjir di Indonesia dan menyarankan serta mendorong masyarakat untuk menyimpan air dari cara yang kecil di sekitar rumah hingga membuat embung dan bendungan. “Semoga kegiatan ini bisa dijadikan momentum untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap Sumber Daya Air dan membangun sinergitas dengan pemerintah di seluruh wilayah Indonesia khususnya di Kota Surakarta dan memperoleh saran serta masukan atas pelaksanaan kegiatan penanganan banjir dan genangan di Kota Surakarta,” paparnya. Narasumber yang hadir sebagai pembicara untuk memberikan materi dalam webinar tersebut adalah, Direktur Sungai dan Pantai, Ditjend SDA, Ir. Bob Arthur Lombogia, M. Si yang menyampaikan tentang kebijakan dan peraturan terkait pengendalian dan pengelolaan sungai dan drainase di Indonesia secara umum, Kepala BMKG Provinsi Jawa Tengah, Iis Widya Harmoko, S.Kom. M.Kom, terkait Pengaruh Perubahan Iklim Terhadap Bencana Banjir. Kemudian yang mewakili Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Surakarta, Suhono, S.T, terkait Sungai-Sungai dan Drainase di Kota Surakarta Serta Permasalahannya, Direktur Yayasan Arkom Indonesia, R. Yuli Kusworo, ST., M.Sc., terkait Aspek Sosial Kemasyarakatan dalam Pengendalian Banjir dan Genangan, dan Dekan Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret, Dr. Techn Ir. Solichin As’ad, MT, terkait Perkembangan Teknologi Pengendalian Banjir dan Pengelolaan Drainase di Daerah Perkotaan, dan Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M. Tech yang menyampaikan terkait pelaksanaan pengendalian banjir di Kota Surakarta yang telah dilaksanakan oleh BBWS Bengawan Solo. Selaku moderator pada webinar adalah Pemimpin Redaksi Solopos Media Group, Rini Yustiningsih. Dr. Ir. Agus Rudyanto, M. Tech dalam paparannya menyampaikan Rencana kegiatan pengendalian banjir di Kota Surakarta serta kendala dalam pelaksanaan pengendalian banjir di Kota Surakarta. “Kami ingin menyamakan satu persepsi mengenai banjir dan genangan dimana banjir adalah rendaman yang bertahan 1x24 jam dengan ketinggian lebih dari 40cm. Sedangkan genangan kurang 1x24 dengan ketinggian kurang dari 40cm. Sehingga diharapkan kegiatan ini sebagai langkah awal dalam pelaksanaan penanganan banjir di Kota Surakarta sehingga kedepannya dapat dilaksanakan dengan baik, berkelanjutan, serta tidak menimbulkan konflik di dalam pelaksanaannya," paparnya. (BBWSBS/ Fira).

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Galeri Infrastruktur D.I. Colo - Penopang Irigasi di Jawa Tengah

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

29 October 2025

<div><a href="https://www.instagram.com/explore/tags/koncobengawan/">#KoncoBengawan</a>, yuk kenalan sama Daerah Irigasi (D.I.) Colo.<br>D.I. Colo selesai dibangun pada tahun 1980 dan mulai beroperasi di tahun 1982. Saat ini, D.I. Colo menjadi salah satu penopang pengairan di wilayah sekitar Sungai Bengawan Solo.<br><br>D.I. Colo mempunyai dua saluran utama, yaitu Colo Barat dan Colo Timur dimana airnya bersumber dari Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri, kemudian dialirkan melalui Bendung Colo untuk membantu mengairi sawah-sawah di 6 (enam) kabupaten, yaitu Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten dan Kabupaten Ngawi.<br><br>Peran D.I. Colo sangat penting bagi ketahanan pangan di wilayah tersebut dalam menjaga produktivitas dan kesuburan ribuan hektare sawah. Hal ini selaras dengan salah satu program Asta Cita Presiden Prabowo untuk mewujudkan Swasembada Pangan Nasional 😉</div>

Baca Selengkapnya