Berita Balai,
27 April 2026
<div>Penandatanganan paket pekerjaan di lingkungan BBWSBS dilaksanakan pada Jumat (24/04/2026) sebagai langkah strategis dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Kegiatan ini mencakup supervisi pengendalian banjir Kali Lamong, pembangunan Jabung Ring Dyke, serta penanganan banjir Sungai Bengawan Solo hilir dan anak sungainya di Kabupaten Bojonegoro.<br><br>Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BBWSBS, Gatut Bayuadji, beserta jajaran, serta perwakilan dari Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Jawa Tengah.<br> <br>Melalui pelaksanaan pekerjaan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengendalian banjir serta memperkuat infrastruktur sumber daya air di wilayah terdampak. Peran supervisi menjadi penting untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai standar teknis, tepat waktu, tepat mutu dan tepat biaya sehingga dapat memberikan hasil yang optimal dalam mengurangi risiko bencana.<br> <br>Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah dan penyedia jasa dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang andal, terintegrasi, dan berkelanjutan. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung ketahanan lingkungan dan pembangunan wilayah secara berkesinambungan</div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
09 April 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo bersama Direktorat Kepatuhan Internal, Direktorat Air Tanah Air Baku, Direktorat Bina Teknik SDA dan Balai Hidrologi dan Lingkungan Kerairan serta Perum Jasa Tirta I melakukan Audit Teknis Neraca Air di Wilayah Sungai Bengawan Solo, Kamis-Jumat (8-9/04/2021). Neraca air atau Water balance merupakan bagian dari keilmuan hidrometorologi yang menggambarkan hubungan antara inflow (aliran masuk) dengan outflow (aliran keluar) pada suatu wilayah selama periode tertentu. Dengan adanya Audit Teknis Neraca Air dapat diketahui apakah jumlah air pada suatu wilayah mengalami kelebihan (surplus) atau kekurangan (defisit) sehingga neraca air dapat diatur sebaik-baiknya. Mochamad Mazid, ST, Sp.1 selaku Direktur Kepatuhan Intern menyampaikan bahwa Audit Teknis Neraca Air dapat mengetahui kondisi penggunaan air atau kebutuhan air dibandingkan dengan jumlah air yang tersedia yang hasilnya dapat digunakan untuk informasi sumber daya air bagi masyarakat atau berbagi instansi. Kegiatan Audit Teknis Neraca Air dilakukan selama 2 hari yang diawali dengan Opening Meeting di Gedung Graha Tirta I, Sukoharjo, Jawa Tengah dan dilakukan kunjungan lapangan di Bendung Gerak Sembayat yang berlokasi di di Desa Sidokmuti, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang terletak di sekitar 30 Km di Hulu Muara Sungai Bengawan Solo. Dalam peninjauan Di Bendung Gerak Sembayat meninjau kondisi Intake Bendung Gerak Sembayat, mengamati Oxbow yang merupakan bagian dari aliran sungai Bengawan Solo serta meninjau Intake dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Kabupaten Gresik. Disampaikan oleh Ir. Wursito Adi Baskoro, MT Kepala Subdirektorat Wilayah II Direktorat Air Tanah Air Baku agar dilakukan penertiban perihal Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengambil Air Liar di Bendung Gerak Sembayat agar semua dapat terdata dengan jelas sehingga terdapat pemerataan. BBWS Bengawan Solo akan selalu berupaya memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat berdasarkan keadilan di sepanjang Sungai Bengawan Solo sesuai dengan peraturan yang berlaku (bbwsbs/sita).
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
30 October 2025
<div>Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui BBWSBS terus mendorong percepatan pelaksanaan Rehabilitasi Daerah Irigasi (D.I.) Pacal Tahap I dan Tahap II di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, guna meningkatkan kualitas layanan infrastruktur sumber daya air (SDA).<br><br>Rehabilitasi tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendukung kemandirian ketahanan pangan melalui penguatan sistem irigasi pertanian.<br><br>Pada Senin (6/10/2025), sejumlah petani di Kabupaten Bojonegoro menyampaikan pengalaman mereka terkait kondisi sebelum dan sesudah pelaksanaan rehabilitasi D.I. Pacal. Tak sedikit di antara mereka mengaku merasakan manfaat langsung, khususnya dalam peningkatan produktivitas tanam untuk pertanian.<br><br>Penanganan infrastruktur SDA secara berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional serta turut mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.</div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
24 March 2021
Menindaklanjuti Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 10/SE/IV/2020 tentang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/ Janji PNS atau Sumpah/Janji Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona dan sehubungan dengan Surat Plt. Sekretaris Jenderal Nomor KP.05.01-SJ/966 tanggal 10 Desember 2020 tentang Pembinaan dan Pelantikan Pejabat Fungsional di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengikuti acara Pelantikan Pejabat Fungsional di Lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) yang dilaksanakan secara jarak jauh (teleconference) di Kantor BBWSBS, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (24/03/2021). Acara yang berlangsung tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pelantikan jabatan tersebut merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi, yang berjalan sesuai dengan semangat reformasi birokrasi. Penempatan jabatan pun sesuai dengan kompetensi dan berbasis keahlian. Hal ini demi menunjang kinerja birokrasi yang lebih efektif dan efisien. Adapun 11 pejabat fungsional BBWSBS yang dilantik, diantaranya Tika Morena Nuramini, S.T., Samuel Harjanto, S.T., Rhobertus Mahadi Yudhi Prasetyo, S.T., Reinhart Hadthya, S.T., Hanif Aqroburrochman Al Anshori, S.T., Farida Ayu Dewayanti, S.T., Dwi Siswo Riyanto, S.T., Destiana Wahyu Pratiwi, S.T., Alif Ramadhan Medisia, P.g.S.T., Rury Septiani, S.T., dan Marina Putri Prastuti. Direktur Jenderal (Dirjen) SDA, Ir. Jarot Widyoko, SP-1., berpesan agar pejabat fungsional yang baru dilantik untuk terus meningkatkan kompetensinya sesuai bidang keahlian masing-masing serta menjaga integritas dan loyalitas, sehingga amanah terhadap tanggungjawab yang diberikan untuk membangun infrastruktur khususnya bidang SDA, yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak. “Jabatan yang diberikan adalah sebuah amanah. Oleh karena itu, kami mohon pergunakan hati kecil kita, karena itulah yang paling jujur. Bekerja sebaik-baiknya dan lebih menjaga integritas serta loyalitas dalam menjadi insan PUPR yang bertanggung jawab dalam pembangunan infrastruktur untuk masyarakat," pesannya. (BBWSBS/Ferri)
Baca Selengkapnya