Berita Balai,
19 May 2026
<div>BBWSBS menerima kunjungan mahasiswa program studi Teknik Sipil, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel Surabaya pada hari Senin, 12 Mei 2026 untuk melakukan kuliah lapangan di Bendungan Karangnongko yang terletak di Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah. Kuliah lapangan ini salah satu bentuk pembelajaran berbasis praktik lapangan yang bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga pengelolaan infrastruktur sumber daya air. <br><br>Selain memperoleh materi teknis, mahasiswa juga diajak untuk memahami berbagai tantangan yang dihadapi dalam pembangunan infrastruktur berskala besar, mulai dari aspek geoteknik, hidrologi, struktur, keselamatan konstruksi, hingga pengelolaan lingkungan. Dalam kuliah lapangan tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan mendalam mengenai fungsi strategis Bendungan Karangnongko sebagai salah satu infrastruktur penting dalam pengelolaan sumber daya air di Wilayah Sungai Bengawan Solo.<br><br>Dengan kunjungan ini diharapkan mahasiswa mampu memahami bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga menyangkut keberlanjutan lingkungan, kesejahteraan masyarakat, serta tanggung jawab sosial.<br><br><strong>Data Teknis Bendungan Karangnongko</strong><br>Kapasitas Tampungan: 59,1 juta m3<br>Luas Genangan: 1.026,55 ha<br><br></div><div><br><strong>Manfaat Bendungan Karangnongko</strong><br>Irigasi: 63.774 ha<br>Air baku: 1.150 liter/detik<br>Reduksi Banjir: 760 ha<br>PLTA: 1 MW</div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
31 January 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan kegiatan monitoring anak sungai Kali Kebo tepatnya di Tempat Pembuangan Akhir Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Surakarta, Senin (31/01/2022). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T., Kabid Operasi dan Pemeliharan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur (KPI) Sumber Daya Air (SDA), Ali Rahmat, S.T., M.T., dan beberapa pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo. Kegiatan monitoring tersebut sebelumnya telah memenuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Kali Kebo merupakan sungai orde 3 dari Sungai Bengawan Solo yang memerlukan pengendalian dan pengaturan dalam rangka menambah volume tampungan debit banjir dan mengendalikan pencemaran air pada ruas sungai yang masuk di daerah pembuangan sampah. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mengalihkan aliran Kali Kebo mengitari gunungan sampah pada TPA Putri Cempo, yang dalam perencanaannya diperlukan kajian secara detail sebagaimana disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T. “Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya dampak negatif dari pengalihan alur sungai, maka perlu dilakukan kajian pengaruh pengalihan sungai terhadap tren perubahan hidrolik, morfologi, dan banjir di hulu dan hilir ruas pengalihan sungai,” katanya. Naryo menjelaskan bahwa BBWS Bengawan Solo melakukan pengendalian dan pengaturan anak sungai Kali Kebo dengan melakukan pengalihan alur sungai melalui tepi area Blok C kearah sungai eksisting yang salahsatu tujuannya adalah dalam rangka mendukung operasional Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional sesuai tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2019. (BBWSBS/Tamara)
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
06 January 2026
<div>Bendungan Jlantah merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air yang berada di Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar. Bendungan ini dibangun sebagai tampungan air buatan yang berfungsi menjaga ketersediaan air bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.<br><br></div><div>Keberadaan bendungan ini memberikan manfaat penting, terutama untuk mendukung irigasi pertanian, penyediaan air baku, serta membantu mengurangi potensi banjir. Dengan pengelolaan yang baik, bendungan menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan air dan kelestarian lingkungan.<br><br></div><div>Selain manfaatnya, Bendungan Jlantah juga memiliki peran strategis dalam konservasi sumber daya air. Tampungan air yang tersedia membantu menahan air saat musim hujan dan menyediakannya kembali saat musim kemarau.<br><br></div><div>BBWSBS terus berkomitmen mengelola dan memelihara Bendungan Jlantah agar dapat berfungsi optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta mendukung ketahanan air di Wilayah Sungai Bengawan Solo.</div><div><br></div><div><strong>Manfaat Bendungan</strong></div><div>Irigasi 1,494 Ha</div><div>Penyediaan Air Baku 0.15 liter/detik</div><div>Reduksi Bajir 70.36 m³/detik<br><br></div><div><strong>Data Teknis</strong></div><div>Tipe Bendungan : Urugan Tanah</div><div>Luas Genangan : 535,000 m²</div><div>Volume Total : 11,960,000 m³<br><br></div><div> </div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
19 March 2026
<div>Hai #KoncoBengawan,<br> <br>Dalam rangka mendukung kesiapsiagaan arus mudik Idulfitri 1447 H, pada Rabu, 18 Maret 2026, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, melakukan kunjungan ke Posko Gabungan Ngawi untuk meninjau kesiapan jalur mudik pada ruas Solo–Mojokerto. Peninjauan ini bertujuan memastikan kondisi infrastruktur pendukung tetap aman dan terkendali, khususnya pada titik-titik rawan banjir.<br> <br>Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala BBWSBS, Gatut Bayuadji, beserta jajaran dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali. Sinergi lintas unit kerja ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan infrastruktur sumber daya air selama periode mudik.<br> <br>BBWSBS telah menyiapkan posko siaga yang tersebar di wilayah hulu, tengah (Madiun), hingga hilir, serta posko gabungan di titik-titik strategis, didukung personel piket dan peralatan pengendalian banjir untuk memastikan respons cepat terhadap potensi genangan di jalur mudik.<br> <br>Sebagai penguatan, BBWSBS juga turut mengikuti rapat koordinasi persiapan arus mudik Idulfitri 1447 H secara daring bersama seluruh BBWS/BWS se-Indonesia guna memastikan langkah strategis berjalan optimal. BBWSBS siap mendukung kelancaran arus mudik melalui kesiapan infrastruktur sumber daya air dan pengendalian risiko banjir.</div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
31 July 2026
<div>BBWSBS bersama Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Bengawan Solo melaksanakan Sidang Pansus dalam rangka pembahasan Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) WS Bengawan Solo Tahun 2026/2027, Selasa (28/7/2026).<br><br></div><div>Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mengantisipasi kondisi ketersediaan air, khususnya menghadapi musim kemarau. Dengan mempertimbangkan kondisi iklim dan ketersediaan air, pengelolaan serta pemanfaatan air perlu dilakukan secara bijak dan terencana.<br><br></div><div><br></div><div>Melalui koordinasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan ketersediaan air dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat di Wilayah Sungai Bengawan Solo.<br><br></div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
06 February 2026
<div>BBWSBS melaksanakan pemasangan geobox dan bronjong pasir pada tanggul nonteknis di Desa Deliksumber, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, sebagai langkah penguatan tanggul dan perlindungan wilayah sekitar. Kegiatan ini dilakukan sebagai penanganan darurat atas limpasan Sungai Kedungpring.<br> <br>Penanganan berupa pembuatan tanggul sementara menggunakan kombinasi bronjong pasir dan geobox yang diisi material tanah urug dengan perkuatan menggunakan cerucuk bambu serta pembuatan jalan akses menggunakan ekskavator PC 75 milik BBWSBS guna mendukung mobilisasi alat dan material di lapangan.<br> <br>Pemasangan geobox dan bronjong pasir telah diselesaikan dengan total panjang terpasang mencapai 180 meter, terdiri atas 39 unit geobox dan 6 unit bronjong pasir. Selain itu, dilakukan perapian jalan akses untuk memastikan kondisi lokasi tetap tertata dengan baik.<br> <br>Melalui Langkah ini, BBWSBS menegaskan komitmennya untuk terus siap melakukan penanganan dan penguatan infrastruktur sumber daya air sebagai bagian dari upaya pengendalian risiko banjir dan perlindungan wilayah.<br> <br>@kementerianpu<br>@pu_sda<br> <br><br></div>
Baca Selengkapnya