Berita Balai,
26 March 2026
<div>Hai #KoncoBengawan,<br><br>BBWSBS turut berpartisipasi dalam kegiatan Silaturahmi dan Sapa Balai Kementerian Pekerjaan Umum yang diselenggarakan secara daring pada Kamis, 26 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan pasca libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Suci Nyepi serta Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.<br><br>Kegiatan tersebut diikuti oleh Balai di seluruh provinsi sebagai wujud penguatan koordinasi dan sinergi antarunit kerja di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum. Turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, beserta jajaran pimpinan, yang memberikan arahan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan peningkatan kinerja ke depan.<br><br>Melalui keikutsertaan ini, BBWSBS berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan koordinasi, serta menjaga semangat kebersamaan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.<br><br><br><br>Sejalan dengan arahan Bapak Prabowo Subianto, setiap kebijakan harus berpihak kepada rakyat, sehingga setiap upaya yang kita lakukan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</div><div><br></div><div>Di balik setiap pengabdian, ada niat yang kita bawa dalam hati. Dan ketika Tuhan benar-benar kita hadirkan, setiap keputusan menjadi lebih jernih, setiap langkah menjadi lebih tenang.</div><div><br></div><div>Karena pada akhirnya, yang memberi nilai pada kerja kita bukan hanya apa yang kita hasilkan, tetapi untuk siapa kita niatkan. Saat hati terhubung kepada Tuhan, kebaikan akan meresap kehadiran kepada sesama tanpa perlu kita jelaskan.<br><br>(Dody Haggodo, Menteri PU)</div><div><br></div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
14 May 2026
<div>BBWSBS menghadiri kegiatan penebaran 25 ribu ekor bibit ikan yang diselenggarakan oleh Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama OPD Kabupaten Sukoharjo di Bendungan Mulur, Kabupaten Sukoharjo pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah bersama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem perairan di Wilayah Sungai Bengawan Solo.<br> <br>Melalui penebaran bibit ikan, diharapkan fungsi dan peran perairan umum sebagai ekosistem akuatik yang seimbang dapat terus terjaga. Selain menjaga kelestarian lingkungan, kegiatan ini juga menjadi upaya mendukung keberadaan habitat ikan dan kualitas perairan di Bendungan Mulur.<br> <br>Kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan generasi mendatang.<br><br>Bendungan Mulur<br><br></div><div>Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo<br><br></div><div>Kapasitas Tampungan : ± 420,114,366 m³</div><div>Luas Genangan : 112,3 ha </div><div>Luas Layanan Irigasi : 51 ha<br><br></div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
18 January 2022
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kab. Blora, DPUPR Kab. Blora, Dinas Rumkimhub Kab. Blora dan KHDTK UGM melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo di Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (18/01/2022). Rapat koordinasi yang diikuti oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Teech didampingi pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo tersebut dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Koordinasi kali ini dalam rangka percepatan pembangunan Bendung Gerak Karangnongko sekaligus sebagai langkah koordinasi untuk relokasi lahan warga yang terdampak pembangunan Bendung Gerak Karangnongko, sehingga perlu dilakukan koordinasi lebih lanjut dalam penanganannya. Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir Sungai Bengawan Solo sebagai kesatuan dengan tiga bending gerak yang sudah ada yaitu Bendung Gerak Babat, Bendung Gerak Bojonegoro, dan Bendung Gerak Sembayat. Bendung Gerak Karangnongko akan berfungsi untuk pasokan air irigasi dan air baku di daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo sebelah hilir yang cukup luas. Bendung Gerak Karangnongko bermanfaat untuk daerah irigasi Karangnongko kiri (Kabupaten Blora) seluas 1.747Ha dan daerah irigasi Karangnongko kanan (Kabupaten Bojonegoro) seluas 158.000 Ha. Selain itu, nantinya juga bermanfaat untuk air baku sebesar 1.155 liter/detik untuk 4 (empat) kabupaten yaitu Kabupaten Bojonegoro, Blora, Tuban, dan Ngawi. Kepala BBWS Bengawan Solo dan perwakilan Kabupaten Blora melakukan koordinasi dengan membahas progress rencana pembangunan Bendung Gerak Karangnongko terkait mekanisme dalam proses pembangunan seperti pembebasan lahan, relokasi masyarakat, pembahasan teknis sekaligus opsi solusi yang akan dilakukan yang menyesuaikan budaya masyarakat yang ada di sekitar Kabupaten Blora. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo turut meminta dukungan dari segala pihak dan menyatakan akan senantiasa bekerjasama dengan berbagai Instansi dalam pembangunan Bendung Gerak Karangnongko. “Bupati Blora sebelumnya sudah menyampaikan dukungan untuk pembangunan Bendung Gerak Karangnongko. Pada kesempatan ini, kami berharap semua pihak untuk dapat memberikan arahan maupun mengutarakan langkah-langkah apa saja yang diharapkan dalam pembangunan Bendung Gerak Karangnongko,” paparnya. Disampaikan pula oleh Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur (KPI) SDA, Ali Rahmat, S.T., M.T, terkait progres rencana pembangunan Bendung Karangnongko untuk pelaksanaan pembebasan lahan rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2022 hingga 2024 oleh Pemerintah Kabupaten Bkora dan Bojonegoro yang selanjutnya dilakukan pelaksanaan pembebasan lahan yang selanjutnya dilakukan pembangunan Bendung Gerak Karangnongko. Selain itu Ali Rahmat juga meminta kerjasama kepada semua pihak dalam hal tahapan pembebasan lahan karena memerlukan sosialisasi yang tidak mudah terhadap 5 desa di Kabupaten Blora. (BBWSBS/Fira)
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
30 October 2025
<div>Pekerjaan pengendalian banjir Bengawan Jero di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui penguatan infrastruktur sumber daya air.<br><br>Melalui pembangunan bronjong sepanjang 916 meter, infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar dengan melindungi area pertanian dan permukiman seluas 100 hektare dari ancaman banjir serta potensi kerusakan lahan. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan kondisi lahan yang lebih aman, stabil, dan produktif, sehingga aktivitas pertanian dapat berlangsung lebih optimal dan berkelanjutan sepanjang tahun.<br><br>Melalui langkah ini, BBWSBS terus menunjukkan komitmen dalam membangun infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada pengendalian banjir semata, tetapi juga memiliki dampak strategis terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan pencapaian swasembada pangan yang berkelanjutan.<br><br>@kementerianpu<br>@pu_sda<br><br><br></div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
30 October 2025
<div>#KoncoBengawan, di balik lancarnya aliran irigasi dan kokohnya tebing sungai, ada peran penting excavator yang bekerja tanpa lelah menjaga keseimbangan sumber daya air.<br><br>Sebagai bagian penting dari upaya pengelolaan sumber daya air, excavator memiliki peran yang tidak tergantikan. Excavator merupakan alat berat serbaguna yang digunakan untuk menggali, memuat, dan memindahkan material tanah atau sedimen. Alat ini menjadi ujung tombak dalam berbagai pekerjaan lapangan, seperti normalisasi sungai, penggalian saluran irigasi, hingga penanganan longsor dan banjir.<br><br>Melalui fungsinya tersebut, excavator berperan besar dalam menjaga kelancaran aliran air irigasi yang menjadi sumber kehidupan bagi lahan pertanian. Saluran yang bersih dan tebing yang kokoh memastikan air mengalir optimal ke sawah, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.<br><br>Dengan dukungan armada excavator di berbagai wilayah kerja, BBWSBS berkomitmen memperkuat infrastruktur sumber daya air demi mewujudkan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.</div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
12 August 2026
<div>Di tengah kondisi kemarau, BBWSBS terus berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat di wilayah terdampak kekeringan. Pada Selasa, 11 Agustus 2026, distribusi air bersih dilaksanakan di Dukuh Ngrowo RT 02 RW 01, Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, untuk mendukung ketersediaan air bersih masyarakat.<br><br>Distribusi air bersih dilakukan menggunakan 1 unit truk tangki berkapasitas 4.000 liter dengan total air yang tersalurkan mencapai 4.000 liter. Penyaluran ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat untuk keperluan sehari-hari di tengah kondisi kekeringan.<br><br>BBWSBS terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam mendukung penanganan dampak kekeringan. Upaya pemenuhan air bersih akan terus dilakukan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.<br><br><br></div>
Baca Selengkapnya