KUPANG, 26 Juli 2026 — Menghadapi ancaman kekeringan yang mulai melanda sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II mengambil langkah cepat untuk mengamankan pasokan air masyarakat.
Hal ini disampaikan langsung oleh Pelaksana Harian (PLH) Kepala BBWS Nusa Tenggara II saat melakukan peninjauan lapangan di Bendungan Tilong. Dalam kegiatan pemantauan kesiapsiagaan tersebut, PLH Kepala BBWS NT II turut didampingi oleh Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (Kabid OP) BBWS NT II serta Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air (Kabid PKI SDA) BBWS NT II.
"Saat ini kita berada di Bendungan Tilong untuk memastikan kesiapan serta melakukan aksi penanggulangan kekeringan yang sudah mulai melanda wilayah kerja BBWS Nusa Tenggara II," ujar PLH Kepala BBWS NT II di lokasi bendungan.
Hingga saat ini, kondisi elevasi tinggi muka air di Bendungan Tilong terpantau berada pada angka 96. Dengan level tersebut, bendungan masih memiliki ketersediaan volume tampungan air yang cukup aman, yakni mencapai 10 juta meter kubik.
Lebih rincinya, pasokan air tersebut difokuskan untuk menjaga ketahanan pangan dan kebutuhan dasar masyarakat. Untuk sektor pertanian, bendungan menyuplai kebutuhan irigasi seluas kurang lebih 300 hektar pada Musim Tanam II (MT II) dengan debit alokasi sebesar 1,8 liter per detik. Sementara untuk kebutuhan konsumsi masyarakat, bendungan juga menyalurkan air baku melalui BLUD dengan debit layanan sebesar 88 liter per detik.
Pihak BBWS NT II menegaskan bahwa pola operasi dan alokasi air ini akan terus dievaluasi dan disesuaikan kebutuhannya hingga melewati puncak musim kemarau mendatang, guna menjamin ketersediaan air bagi seluruh masyarakat yang bergantung pada bendungan.
Sebagai bentuk mitigasi aktif di lapangan, BBWS NT II juga telah mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Kekeringan yang kini disebar ke seluruh pelosok wilayah NTT. Satgas ini bertugas memonitor dan melakukan intervensi langsung apabila terdapat wilayah yang mengalami krisis.
"Bila mana ada wilayah yang mengalami permasalahan terkait kebutuhan air, baik untuk irigasi maupun air bersih baku, kami mengimbau warga untuk segera melaporkannya ke pihak Balai melalui nomor telepon layanan yang telah disiapkan melalui akun Instagram BBWS NT II. Tim kami akan segera turun berintervensi membantu menyelesaikan persoalan di wilayah masing-masing," pungkasnya.
SISDA
BBWS NT II
Berita Terkait
BBWS Nusa Tenggara II Gelar Apel Siaga Bencana Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau
30 Jul 2026
Masifkan Upaya Tanggap Darurat, BBWS NT II Salurkan 55 Ribu Liter Air Bersih ke Berbagai Sudut Kota Kupang
30 Jul 2026