Tuesday, 7 February 2023
Tuesday, 7 February 2023
Pengumuman :
Home » BERITA BBWS-PJ » Pelestarian Sungai diperlukan Sinergitas Pemerintah, Perguruan Tinggi, dan Komunitas Peduli Sungai

Pelestarian Sungai diperlukan Sinergitas Pemerintah, Perguruan Tinggi, dan Komunitas Peduli Sungai

Keberadaan Komunitas Peduli Sungai (KPS) memegang peranan penting dalam membantu pemerintah, khususnya dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memelihara sumber air terutama menjaga sungai agar tetap lestari.

Berkaitan hal tersebut, BBWS Pompengan Jeneberang melalui PPK Operasi & Pemeliharaan SDA III (Asriani, S.T.,M.T.) telah menyelenggarakan Pembinaan Kemitraan Pemerintah, Perguruan Tinggi, dan Komunitas Peduli Sungai pada 3 Wilayah Sungai di wilayah kerja BBWS Pompengan Jeneberang, yakni WS Walanae-Cenranae, WS Pompengan Larona, dan WS Saddang.

Dalam sambutannya Kepala Bidang O & P SDA BBWS Pompengan Jeneberang (Nalvian, S.ST.,M.T) menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi Pemerintah, Perguruan Tinggi dan Komunitas Peduli Sungai dalam menjaga dan memelihara sungai, meningkatkan kerja sama dengan pihak Perguruan Tinggi dengan implementasikan Tri Darma Perguruan Tinggi.

Selain itu, peningkatan peran serta masyarakat agar secara mandiri dapat memanfaatkan teknologi-teknologi yang ada sehingga dapat mewujudkan tindakan nyata secara sistematis dan selaras dengan tujuan OP Sungai.

Diharapkan para peserta dapat memberikan masukan pada kegiatan ini, khususnya dari para komunitas peduli sungai agar dapat mengurangi dampak dari kerusakan lingkungan dan melestarikan kembali sungai serta penyelamatan sumber air di daerah masing-masing.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan narasumber. Pada kegiatan ini didukung oleh narasumber yang ahli dibidang nya masing-masing seperti Bidang Sumber Daya Air, Bidang Hukum Pengairan, Bidang Sosial Ekonomi dan Bidang Kelembagaan.

Adapun pemateri pertama bidang Sumber Daya Air (Dosen Universitas Hasanuddin) oleh Dr. Eng. Ir. Hj. Rita Tahir Lopa, MT  tentang Lestarikan Air Selamatkan Sungai, pemateri selanjutnya bidang Kelembagaan SDA oleh Kaharuddin Muji, SE, tentang Penguatan Kelembagaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan Melalui Komunitas Peduli Sungai.

Pemateri ketiga bidang hukum SDA disampaikan oleh Ir. Harun Effendy, Sp.1, MT, yakni Undang-undang No. 17 Tahun 2019, dan pemateri terakhir bidang Sosial Ekonomi SDA oleh DRA. Ratna Dewi, M.Si tentang Pemanfaatan Sungai Bagi Peningkatan Sosial Ekonomi Bagi Komunitas Peduli Sungai.(SISDA)