Saturday, 28 January 2023
Saturday, 28 January 2023
Pengumuman :
Home » BERITA BBWS-PJ » BBWS Pompengan Jeneberang Kunjungi Danau Rawa Pening BBWS Pemali Juana Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah

BBWS Pompengan Jeneberang Kunjungi Danau Rawa Pening BBWS Pemali Juana Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah

Kamis (10/11) BBWS Pompengan Jeneberang menuju Kota Semarang untuk melakukan Sharing Knowledge Pengelolaan dan Pemanfaatan SDA Danau Rawa Pening Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah.

Kunjungan ini dihadiri oleh Kepala Bidang PJSA IR. Hj. Nurlaela, SP.1, Ketua Tim Pelaksana Danau dan Bendungan Sofyan Widjaya, ST.M.S.P, Kepala SNVT Pembangunan Bendungan Alexsander Nandar, ST., MT, Kepala Satker O&P Sahirah HR, ST., MT, PPK Perencanaan Bendungan Yayuk Wijaya, ST., M.Eng, PPK O&P V Ariani, ST., MPSDA, Perwakilan Pemerintah Kab. Wajo, Kab. Sidrap dan Kab. Soppeng, serta Tim BBWS Pompengan Jeneberang.

Kegiatan Sharing Knowledge ini diterima langsung oleh Kepala BBWS Pemali Juana Muhammad Adek Rizaldi, S.T., M.Tech yang memaparkan keberhasilannya dalam mengelola Danau Rawa Pening di Kabupaten Semarang.

Menurutnya, melakukan inventarisasi terhadap kepentingan-kepentingan terkait danau adalah hal utama yang perlu dilakukan, sebagai bahan rumusan bersama untuk mendapatkan hasil yang baik dengan tetap mengakomodir kepentingan di segala bidang tersebut. Selanjutnya, yang tidak kalah penting adalah melakukan zonasi-zonasi area pengelolaan dan bekerjasama dengan pihak TNI dalam pelaksanaan pengelolaan tersebut.

“Kita harus duduk bersama dengan semua pihak, inventarisasi semua hal termasuk kearifan lokal yang ada disana. Saat proses revitalisasi kami bekerja sama dengan TNI, dan melakukan zonasi-zonasi,” ujar Kepala BBWS Pemali Juana.

Penanganan Danau Rawa Pening yang dilakukan antara lain dengan pembersihan enceng gondok yang bekerjasama dengan Kodam IV/Diponegoro, yang sebelumnya 500 hektar kini menjadi 250 hektar. selain itu dilakukan juga pematokan batas sempadan di sekeliling Danau Rawa Pening agar batas danau tidak diokupansi, karena ada badan air yang harus dijaga.(SISDA)